Jumat, 19 Oktober 2012

OSIS dan Kepemimpinan


Apa itu OSIS. . .??
- Sebelum tahun 1970
Organisasi dari bentuk :
1. Kalangan Intern sekolah
2. Luar sekolah / dari organisai politik
- Tahun 1970 – 1972
Adanya kesadaran :
1. Semangat belajar mengajar di sekolah ingin menjadi lebih baik
2. Pemimpin organisasi siswa, pentingnya belajar di sekolah
3. Untuk menghindari perpecahan diantara para siswa

SEPAKAT MENDIRIKAN OSIS
Tap MPR No.IV / MPR / 1978
KEP MENDIKBUD No. 323 / u / 1978

Osis ditetapkan sebagai salah satu jalan / jalur pembinaan kesiswaan secara nasional.
- Meliputi
1. Organisasi kesiswaan
2. Latihan kepemimpinan siswa dan pembinan siswa
3. Ekstrakulikuler
Tujuan OSIS
1. Menghimpun ide, pemikiran, bakat, kreativitas, serta minat siswa.
2. Mendorong sikap, jiwa dan semangat kesatuan dan persatuan di antara siswa.
3. Tempat dan sarana berkomunikasi, menyampaikan pikiran dan gagasan, mematagkan kemampuan berfikir, wawasan dan pengambilan keputusan.

Pengertian dan Fungsi OSIS
- Organisasi : kelompok kerja antar siswa untuk mencapai tujuan bersama
- Siswa         : peserta didik pada satuan pendidikan
- Intra          : berada di dalam dan di antara
- Sekolah    : satuan pendidikan tempat menyelenggarakan KBM.

Pengertian secara organis
OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah.
Pengertian secara fungsional
OSIS merupakan salah satu dari 4 jalur.
Pengertian secara sistematik
- Ciri-cirinya :
a. Berorientasi pada tujuan
b. Memiliki susunan kehidupan kelompok
c. Memiliki sejumlah peranan
d. Berkoordinasi
e. Berkelanjutan dalam waktu tertentu

Fungsi OSIS
1. Wadah untuk menampung aspirasi
2. Pelaksana kegiatan siswa
3. Sarana komunikasi antar siswa
4. Wadah pengembanpotensi dari siswa
5. Pengemban pelatihan ketrampilan organisasi
6. Pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan kecakapan hidup
7. Pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan kader-kader bangsa





Manfaat OSIS
a. Meningkatkan ketaqwaan
b. Meningkatkan kesadaran berbangsa
c. Meningkatkan kepribadian dan budi luhur
d. Meningkatkat kemampuan berorganisasi
e. Meningkatkan ketrampilan
f. Meningakatkan kesehatan
g. Menghargai dan mewujudkan nilai-nilai
h. Mengembangkan kreasi seni

Faktor-faktor pendukung
1. Sumber daya
2. Efisiensi
3. Koordinasi kegiatan
4. Pembaharuan
5. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan luar
6. Terpenuhi fungsi dn peran seluruh komponen

Tugas pengurus OSIS
1. Menyusun dan melaksanakan program kerja
2. Selalu menjunjung tinggi nama baik
3. Kepemimpinan OSIS bersifat kolektif
4. Menyampaikan laporan
5. Selalu berkonsultasi dengan pembina




- Rincian tugas pengurus OSIS
- Struktur Organisasi OSIS
a. MPO : Majelis Pembina Osis
-Terdiri dari
- Kepala sekolah / Wakil kepala sekolah

Proposal
Rancangan kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk kegiatan yang ingin dilakukan.
-Bentuk Proposal
.Proposal rencana kegiatan
1. Usaha (Bisnis)
2. Organisasi
- Proposal penelitian . . .Skripsi, magang
- Proposal bantuan dana
Kerangka
.pendahuluan : - latar belakang
-dasar pemikiran
-tujuan
.rencana kegiatan : - jenis dan tema kegiatan
-target / sasaran kegiatan
-waktu dan tempat kegiatan Terlampir
-susunan kegiatan
.penutup



OSIS adalah
Suatu organisasi yang beranggotakan para siswa dalam suatu internal sekolah, yang melakukan kegiatan untuk meningkatkan kemajuan pendidikan di sekolah.
Pemimpin
Merupakan suatu kemampuan dan kesiapan seseorang untuk mempengaruhi, membimbing, mengarahkan dan menggerakkan anggota / orang-orang agar dapat berbuat / bekerja secara efektif dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pengurus OSIS
Ujung tombak dan penggerak kegiatan yang berhubungan dengan siswa di sekolah.
Pemrakarsa dan pengendali kegiatan kesiswaan yang sudah di programkan oleh sekolah
Kelompok siswa yang terpilih sebagai tumpuan harapan dapat membantu melaksanakan program kegiatan yang telah disetujui oleh pihak sekolah
Simbol / gambaran eksistensi siswa pada sekolah yang bersangkutan.

HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN PENGURUS OSIS
1. Sebagai kelompok yang akan mempengaruhi dan menggerakkan kegiatan, maka sangat dibutuhkan Skill kepemimpinan.
2. Agar program kegiatan dapat dijalankan secara efektif, terarah dan bertanggung jawab perlu pemimpin.
3. Tanpa ada kepemimpinan, program kegiatan di sekolah tidak bisa tercapai dengan baik.




SYARAT PEMIMPIN
a. Berkepribadian
Bersikap terpuji, rendah hati, percaya diri, ramah, memiliki kepekaan sosial.
b. Memiliki pemahaman
Mampu merumuskan, menginformasikan, dan menjabarkan secara benar tujuan yang akan di capai.
c. Berpengetahuan
Mempunyai wawasan yang luas untuk disampaika kepada anggotanya.

PRINSIP PEMIMPIN
.Konstruktif
Memiliki kemampuan untuk membuat perencanaan yang baik dan benar.
.Kreatif
Memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan mempunyai nilai guna.
.Partisipatif
Selalu ikut serta dalam segala kegiatan yang kegunaannya untuk kepentingan bersama.
.Kooperatif
Dapat di ajak bekerjasama dengan siapapun yang berguna bagi anggota yang dipimpinnya.







PRINSIP PEMIMPIN PANCASILA
1. Ing ngarso sung tulodho
2. Ing madya mangun karso
3. Tut wuri handayani
PERSONALITAS DALAM KEPEMIMPINAN
.Berkemampuan
Memelihara hubungan dengan baik dengan anggotanya, landasan saling bertanggungjawab.
.Berkepribadian
Watak dasar yang stabil dan diterima banyak pihak.




SIFAT YANG MENDUKUNG PEMIMPIN
- Bersahabat
- Antusias (respon, mengikuti)
- Percaya diri
- Periang
- Rendah hati
- Responsif
- Jujur
- Berani





PERILAKU PEMIMPIN
.Sifat Obyektif
(adil, tidak berat sebelah, tidak diskriminatif)
.Konseptualitas
(semua yang dijalankan direncanakan, diprogramkan)
.Antisipatif
(dapat memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi)
.Peduli
(ikhlas dalam membantu)
.Pengayom
(bisa mengayomi siswa yang lain)
WATAK PEMIMPIN
- Watak bulan (bisa menerangi di kegelapan)
- Watak matahari (bisa memberi sumber tenaga)
- Watak mendung (bisa melindungi dari kejahatan)
- Watak api (bisa memberi  semangat)
- Watak bumi (bisa menjadi tempat yang nyaman)
- Watak bintang (bisa percaya diri dalam memimpin)
- Watak angin (bisa memberi kesejukan)
- Watak samodra (bisa memberi keluasan yg lain)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar